Doa intipati ibadah

doa senjata orang mukmin

Rasulullah s.a.w bersabda yang maksudnya:”Tiadalah di atas dunia ini seorang Muslim yang berdoa melainkan akan diperkenankan Tuhan atau dipalingkan daripadanya kejahatan selama dia tidak berdoa perkara-perkara yang berdosa atau membuat perkara yang memutuskan tali persaudaraan. Lantas seorang lelaki berkata: “Kalau begitu kita perbanyakkan doa? Jawab baginda: ” Di sisi Allah (penerimaan) lebih banyak.” (Riwayat at-Tirmizi)

i) Setiap umat Islam dituntut supaya berdoa kerana doa adalah inti pati kepada segala ibadah. Orang yang enggan berdoa dianggap sebagai orang yang sombong, takbur dan bongkak.

ii) Ketika berdoa, kita hendaklah peka kepada apa yang didoakan (dipohon), janganlah berdoa dengan mulut sahaja sedangkan hati kita lalai. Sebaliknya hadirkan hati serta hayati apa yang dipohonkan itu serta yakin bahawa Allah akan menerima doa tersebut kerana sesungguhnya Allah S.W.T tidak akan memperkenankan doa orang yang hatinya lalai dan alpa.

iii) Supaya doa dimakbulkan, hendaklah kita mematuhi adab-adab berdoa serta memilih masa dan tempat yang sesuai kerana Allah dengan sifat-Nya yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang tidak akan mensia-siakan doa hamba-Nya selama mana apa yang diminta itu merupakan perkara-perkara yang baik. Begitu juga Allah yang sifat-Nya yang Maha Pengampun tidak akan menolak doa hambanya yang beristighfar dan berdoa memohon keampunan dari segala dosa yang telah dilakukan.

Nukman bin Basyir meriwayatkan bahawa Nabi S.A.W pernah bersabda:”Doa merupakan satu ibadat, lalu baginda membaca ayat: “Dan berkata Tuhan-Mu: “Berdoalah kepada-Ku…”(Abu Daud dan at-Tirmidzi)

Doa adalah jambatan seorang hamba untuk menyampaikan keinginannya. Namun hendaknya kita tidak hanya meminta sesuatu yang hanya mencakupi urusan dunia semata, melainkan mencakupi urusan dunia dan akhirat sekaligus sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Quran yang maksudnya:

“Maka di antara manusia ada yang berdoa, ‘Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia’. dan tiadalah baginya kebahagiaan di akhirat. Dan di antara mereka ada yang berdoa, ‘Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.’ Mereka itulah orang-orang yang mendapat kebahagiaan dari apa yang mereka usahakan. Dan, Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” (al- Baqarah : 200-202).

editor: zulhafidz (krew iluvislam)
sumber: http://www.iluvislam.com/design/facebook/2296-doa-intipati-ibadah.html

Comments
2 Responses to “Doa intipati ibadah”
  1. hadijah says:

    Alhamdulillah, dapat akak baca post terbaru izzy ni..
    Doa adalah jambatan seorang hamba untuk menyampaikan keinginannya kepada Yang Maha Esa..merangkumi dunia dan akhirat..sedihnya izzy, bila timbul isu apabila seseorang mahu mendoakannya ke jln kebaikan, ada yg menolak mengatakan “tak perlu susah-susah..”…bukankah doa itu tentang harapan..menambah rasa kehambaan kita sebagai hamba kepada pemilik diri kita ini…iaitu ALLAH SWT..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: